5 Cara Efektif "Menjual" Webinar
Cara Efektif "Menjual" Webinar

5 Cara Efektif "Menjual" Webinar

- Nabila

Saat ini, webinar dilirik sebagai "hot stuff" di kalangan para event creator yang masih ingin tetap produktif. 

Bagaimana tidak, webinar terbukti efektif dari segi cost, waktu, dan tempat untuk tetap eksis di industri hiburan.

Terpikir untuk membuat webinar? Atau bahkan sudah membuat satu-dua, namun belum terasa cukup menguntungkan? Mari kita bahas lima cara untuk "menjual" webinar-mu berikut ini.

Kenali audiens-mu secara mendalam

Dengarkan dan pahami apa yang mereka butuhkan. Mengapa? Karena mengadakan webinar yang topiknya relevan dengan kebutuhan audiens akan mudah mengambil hati mereka untuk kembali membeli webinar-mu selanjutnya di kemudian hari.

Manfaatkan media sosialmu seperti polling di Instagram Story atau Twitter. Jika kamu sudah punya data pengunjung eventmu sebelumnya, kamu bisa mengirimkan email survei. Ingat, buat semenarik mungkin pertanyaan di survei tersebut untuk mendapatkan insight  yang lebih mendalam.

 

Level up your content quality

 

Lagi-lagi soal konten. Karena memang, yang dijual dari sebuah webinar adalah isi, topik, dan bagaimana konten disajikan.

Katakan kamu sudah mengenali (calon) audiens-mu dan topik yang paling relevan dengan mereka. Sekarang, saatnya fokus di kualitas produksi webinar-mu.

Paling tidak, investasikan sebagian budgetmu untuk membeli atau menyewa peralatan yang lebih canggih, mulai dari kamera, lighting, hingga microphone.


 

Peran peralatan tersebut sangat menentukan penyajian konten webinar-mu nantinya. Karena sebagus apapun topiknya, jika kualitas video dan audio memprihatinkan, besar kemungkinan audiensmu tidak akan melirik webinar-mu lagi.

Gunakan platform ticketing yang mumpuni

Untuk memberikan kesan webinar yang berkualitas tentu platform ticketing yang kamu gunakan harus canggih, dapat mengamankan oknum yang berniat melakukan kecurangan, dan memudahkan para pembeli.

Di Loket.com, kamu bisa dengan mudah menjual webinarmu dengan variasi jenis tiket yang mau kamu jual. Bahkan, untuk menaikkan hype, kamu juga bisa mengatur penjualan tiket presale dengan harga spesial untuk 10 pembeli pertama, misalnya.

Kerennya lagi, kamu bisa menyebarluaskan tiket webinar-mu di GoTix dan mitra distribusi LOKET lainnya yang bisa kamu lihat di sini.

Tawarkan “bingkisan”

"Bingkisan"ini bisa berupa dokumen pdf handout, template, dan sejenisnya yang bisa didownload dan digunakan audiens sebagai bahan latihan usai mengikuti webinar-mu.

Memang terlihat sepele, namun efeknya besar dan nyata. Audiens akan merasa puas, diperhatikan, dan tidak sia-sia telah membeli tiket eventmu.

Nah, jika kamu menjual tiketmu di Loket.com, kamu akan dengan mudah menyaring data dan memberikan “bonus” tadi ke email dari audiens yang membeli tiket.

Promosikan seri webinar-mu selanjutnya

Di akhir webinar, kamu wajib untuk memberikan heads up kepada para audiens tentang eventmu selanjutnya. 

Jika kamu telah berhasil menarik hati audiensmu, they'll crave for more. Tentunya, kamu juga bisa memberikan reward  kepada para "loyal audiens" berupa harga spesial. Ini bisa menjadi penawaran menarik dalam rangka mempromosikan webinar yang akan diselenggarakan di waktu mendatang.

Siap untuk mengaplikasikan tips di atas? Buat dan sebarkan event webinar kamu dengan Loket.com.
 


Nabila