image J.J Sampah-sampah Kota: Di Balik Karya ke-159 Teater Koma!

loket event

J.J Sampah-sampah Kota: Di Balik Karya ke-159 Teater Koma!

18 Oct 2019 - Penulis Nabila

Teater Koma sebentar lagi memasuki usia emasnya. Teater yang dikembangkan oleh Nano Riantiarno ini tak henti-hentinya melahirkan karya seni tanpa lupa untuk berproses dan berinovasi. 

Salah satu karya terdekatnya adalah J.J Sampah-sampah Kota. Pentas teater satu ini merupakan karya ke-159 dari Teater Koma loh! 

Karya ke-159 Teater Koma: Sudah pernah dipentaskan pada tahun 1979



Sumber: pingpoint

Sejak Maret 1977, Teater Koma memang nggak pernah berhenti berkarya untuk mencapai tujuannya. Teater Koma konsisten dalam menyediakan wadah pementasan teater di Indonesia. Selain itu, Teater Koma juga menyiapkan calon seniman dan pekerja teater yang tangguh. Nggak heran kalau di tahun 2019 ini Teater Koma kembali mementaskan karya bersejarahnya, J.J Sampah-sampah Kota. Karya ini sebelumnya pernah dipentaskan pada tahun 1979. 

Karya ke-159 Teater Koma: Disutradarai oleh Rangga Riantiarno


Sumber: Indonesia Kaya

Kali ini Rangga Riantiarno lah yang akan menyutradarai J.J Sampah-sampah Kota. Selain menjadi sutradara, Rangga Riantiarno juga dikenal sebagai pemain teater. Karya-karya yang lahir dari tangan Rangga antara lain Gemintang, Antigoneo, Opera Ikan Asin, dan masih banyak lagi. 

Karya ke-159 Teater Koma: Naskah tentang kejujuran, sampah, dan penguasa


Jian dan Juhro adalah sepasang suami istri yang tinggal di gubuk kolong jembatan. Bekerja sebagai kuli pengangkut sampah membuat mereka nggak punya jaminan hidup di masa depan. Kondisi mereka berat, ditambah lagi Juhro sedang hamil tua. Namun, hal tersebut nggak menyurutkan kejujuran, kegigihan, dan rasa gembira mereka. 

Sehari-hari pekerjaan mereka berada di bawah pengawasan Mandor Kepala dan Tiga Pemutus. Konflik mulai terjadi ketika para Pemutus sengaja meninggalkan tas berisi banyak uang untuk melihat respon Jian dan Juhro. Ketika mereka memutuskan untuk mengembalikan kepada pemiliknya, Pemutus melihat aksi tersebut sebagai sebuah pemberontakan kepada penguasa. Gimana? Jadi makin penasaran nggak nih sama cerita lengkapnya?

Karya ke-159 Teater Koma: Rutin melakukan digitalisasi tiket bersama LOKET


Sumber: CNN Indonesia

Usia Teater Koma yang hampir setengah abad nggak membuat Teater Koma jadi ketinggalan zaman loh. Bukan cuma urusan inovasi dalam karya, Teater Koma juga melakukan inovasi dalam manajemen tiketnya. 

Teater satu ini menggunakan teknologi LOKET untuk mempermudah manajemen tiketnya. Penonton bisa langsung membeli tiket secara online di event page berbasis teknologi LOKET. E-voucher dengan barcode unik akan otomatis terkirim ke email pembeli. Selain itu, terdapat seating chart yang memudahkan penonton dalam memilih posisi duduk. Nggak ada lagi deh tuh kejadian double seating yang bisa bikin event creator pusing di hari H. Klik di sini untuk kepoin kayak gimana alur pembelian tiket praktis LOKET yang digunakan oleh Teater Koma.

Kalau mau jadi saksi langsung kekerenan karya ke-159 Teater Koma ini catat tanggal mainnya ya, yaitu 8-17 November di Graha Bhakti Budaya, Taman Ismail Marzuki, Jakarta. Di sana kamu bakal merasakan sendiri gimana sebuah pentas teater menggunakan layanan Loket.com untuk melancarkan event-nya. 

Mau kayak Teater Koma juga? #JadiinAja pentas teater kamu di Loket.com!


bikin event

profile
Nabila

Content Strategist

Ups, artikel tidak ditemukan

Silakan gunakan kata kunci yang lain.